Paulinho Alcantara Legenda Barca Berdarah Filipina

Kita tentu tahu nama klub Barcelona dengan permainan indahnya yang mampu mendatangkan prestasi yang sangat bagus dan banyak. Sudah banyak pemain-pemain bagus yang pernah dan sedang merumput disana.

al

Di masa lalu kita tahu ada Diego Maradona, Michel Laudrup, Ronald Koeman, Hristo Stoickov, Georghe Hagi, Luis Enrique sampai Ronaldinho pernah merasakan bagaimana main disana dengan dukungan lebih dari 90.000 penonton. Di masa kini kita tentu tahu bagaimana aksi seorang penyihir kecil Leonel Messi, aksi duet midfielder terbaik dunia saat ini Xavi – Iniesta, ataupun duet bek Pique dan Puyol. Mereka semua adalah pemain-pemain kelas satu saat ini dan masa lalu.

alcantara2

Tapi apakah di antara kita ada yang tahu atau setidaknya pernah mendengar nama Paulinho Alcantara? Mungkin baru sedikit yang tahu siapa dia, bermain untuk Barcelona selama berapa tahun? atau berapa gol yang telah dia bukukan selama bermain? tentu hanya sedikit diantara kita yang mengetahuinya.

Paulinho Alcantara adalah seorang pemain Barcelona yang lahir 07 oktober 1896 di kota Iloilo filipina. Dia membela Barcelona selama 15 tahun dari 1912-1927. Alcantara bermain sebanyak 357 partai dengan torehan 357 gol. Dengan rasio 1 gol per partai, maka sangat sulit bagi pemain bola di era modern ini untuk menyamai rasio gol yang telah dia bukukan. Selama memperkuat Barcelona, Alcantara telah mempersembahkan 5 gelar Copa Del Rey dan 10 gelar kejuaraan lokal di Catalan. Sambil bermain bola dia masih bisa menekuni studinya hingga memperoleh gelar dokter.

Selain bermain dengan seragam Barcelona, dia pernah bermain untuk klub di tanah kelahirannya dengan membela bendera klub Bohemians Sporting Club yang dibawanya meraih title juara kompetisi lokal tahun 1917 dan 1918. Setelah itu, Alcantara yang merupakan putera seorang tentara spanyol beribu Filipina tersebut kembali bermain untuk Barcelona sampai saat dia gantung sepatu di usia 31 tahun pada tahun 1927.

Di karir Internasional dia pernah memperkuat 3 bendera negara, yakni Filipina, Timnas Catalan dan juga Timnas Spanyol tanah kelahiran bapaknya. Saat bermain untuk Filipina dia pernah mempersembahkan kemenanga spektakuler untuk negaranya dengan angka 15-2 saat Filipina mengalahkan Jepang di Tokyo. Rekor yang merupakan kemenangan terbesar negara itu dalam partai Internasionalnya. Dan sampai saat ini belum bisa terpecahkan.

Setelah Pensiun dari sepakbola, Alcantara memilih untuk menekuni bidang kedokteran. Dia juga pernah menjadi pelatih klub Barcelona. Selain itu juga pernah menjabat sebagai direktur olahraga klub tersebut dan juga sebagai pelatih timnas Spanyol. Alcanntara akhirnya tutup usia di tahun 1964 pada usia 67 tahun di kota Barcelona.

Mau tau Berita dan Gosip Bola terbaru? Yuk Kunjungi http://centurionfootball.com/

Continue Reading

Barca Sebut Figo Bukan Legenda Klub

Manajemen Barcelona mengajukan keberatan terhadap pihak Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) yang menganggap Luis Figo sebagai legenda klub asal Katalonia tersebut.

Figo semula masuk daftar pemain tim legenda Juventus dan Barcelona yang akan menghadapi All Star Dunia pada pertandingan amal jelang final Liga Champions di Platz des 18 Marz, Berlin, Jumat (5/6).

semula Figo akan berada satu tim dengan sejumlah mantan pemain bintang seperti Alessandro Del Piero, Fabio Cannavaro, Eric Abidal, Giovanni van Bronckhorst, dan Deco.

figo

Namun, Barcelona mengajukan keberatan dan meminta UEFA untuk tidak mencantumkan nama Figo di tim legenda Juventus dan Barcelona. Pasalnya, mereka menganggap Figo bukanlah legenda Barcelona.

Figo memang pernah lima musim memperkuat Barcelona dan meraih banyak gelar bergengsi, termasuk dua trofi La Liga dan satu Piala Winners. Namun, legenda sepak bola Portugal itu kemudian dianggap sebagai pengkhianat setelah memilih hengkang ke Real Madrid pada 2000.

Ketika untuk kali pertama kembali ke Camp Nou dengan seragam Madrid, Figo mendapat cemoohan dari puluhan ribu suporter Barcelona. Bahkan ada salah satu suporter yang berusaha melempar kepala babi ke arah Figo saat ingin mengambil sepak pojok.

Melalui Twitter resmi klub, pihak Barcelona memastikan UEFA telah menerima permintaan mereka untuk mencoret nama Figo dari tim.

“Seperti yang diinformasikan UEFA kepada kami, berdasarkan permintaan klub, Luis Figo tidak akan mewakili Barcelona dalam pertandingan legenda di Berlin,” tulis pihak Barcelona melalui Twitter.

Continue Reading

Inilah Pemain Terhebat Barcelona versi Riquelme

Banyak sekali pemain hebat di Barcelona, dan yang paling terkenal tentu saja Lionel Messi, bocah ajaib dari Argentina. Walau begitu, ternyata menurut Juan Roman Riquelme, yang terbaik di Barcelona adalah Andres Iniesta.

Riquelme bukanlah sosok asing bagi Barcelonistas. Gelandang kreatif gaek ini sempat membela Barcelona pada musim 2002 hingga 2005. Dirinya mengenal baik Iniesta, gelandang kreatif yang menjadi nyawa lini tengah Blaugrana bersama Xavi Hernandez.

Boca Juniors' Juan Roman Riquelme (L) fights for the ball with Newell's Old Boys' Diego Mateo during their Argentine First Division soccer match at La Bombonera stadium in Buenos Aires February 26, 2012. REUTERS/Enrique Marcarian (ARGENTINA - Tags: SPORT SOCCER)
Boca Juniors’ Juan Roman Riquelme (L) fights for the ball with Newell’s Old Boys’ Diego Mateo during their Argentine First Division soccer match at La Bombonera stadium in Buenos Aires February 26, 2012. REUTERS/Enrique Marcarian (ARGENTINA – Tags: SPORT SOCCER)

Iniesta sendiri di mata Riquelme adalah pemain serba bisa yang unik. Riquelme juga menganalisis bahwa Iniesta adalah kunci bagi Barcelona untuk menembus kebuntuan dalam sebuah pertandingan, dan hal itu yang membuat Iniesta menjadi pemain favorit pria Argentina tersebut.

“Bagi saya yang terbaik (di Barcelona) adalah Iniesta. Tidak ada yang seperti dirinya, karena dia unik. Bila pertandingan menemui jalan buntu, maka Guardiola mengirim dia masuk. Di kiri, kanan, dalam menyerang, dia mampu tampil baik di manapun,” tutur Riquelme, dilansir dari TribalFootball, Rabu (7/3/2012).

“Ketika saya berada di sana, dia masih 15 atau 16 tahun dan berlatih bersama kami. Dia membuat perbedaan besar bahkan dengan umur seperti itu,” tandasnya.

Continue Reading

10 Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah FC Barcelona

FC Barcelona. Salah satu klub sepakbola tersukses dan paling terkenal di seluruh dunia. Selalu berat untuk menentukan 10 pemain terbaik dari sebuah klub. Menurut saya, ada dua era yang membuat klub asal Katalan ini begitu besar. Era pertama adalah ketika era Dream Team dan era kedua adalah ketika di awal millennium baru hingga sekarang. Namun di luar era tersebut, ada juga banyak pemain berkualitas yang tidak mungkin dapat dilupakan oleh para pendukung Barcelona.

1. Laszlo Kubala

Kubala adalah legenda besar yang berhasil membawa Barcelona meraih kejayaan di era 50an. Sebagai ujung tombak, ia berhasil mempersembahkan seluruh gelar bagi Barca di tahun 1951-1952. Ia juga termasuk dalam barisan penyerang legendaris Barcelona bersama Cesar Rodriguez, Estanislau Basora, Eduardo Manchon, dan Moreno. Pemain yang terkenal melalui tendangan-tendangan bebasnya ini adalah pemain yang paling banyak mencetak gol dalam satu pertandingan bagi Blaugrana di La Liga dengan tujuh gol ketika menghadapi Sporting Gijon. Sekarang, ia diabadikan dalam bentuk patung yang berada di dekat stadion Camp Nou.

2. Rivaldo

Pemain Brazil kelahiran 1972 ini adalah legenda hidup Barcelona. Datang dari Deportivo La Coruna untuk menggantikan peran Ronaldo, ia malah “menghapus” Ronaldo dari ingatan para pendukung El Barca. Di musim pertamanya, ia langsung sukses mengawinkan gelar La Liga dan Copa Del Rey untuk Barcelona. Berposisi sebagai gelandang serang, ia berhasil membukukan 136 gol dari 253 caps bersama Blaugrana. Ia juga berhasil meraih gelar Ballon d’Or ketika masih berseragam Barcelona. Satu hal yang pasti diingat oleh para pendukung klub asal Katalan ini adalah bagaimana hat-tricknya ketika melawan Valencia di laga terakhir La Liga musim 2000-2001. Gol indah bicycle kick nya di menit ke 89 berhasil memastikan hat tricknya hari itu sekaligus memastikan tempat di Liga Champions bagi Barca. Karena reputasinya itu, ia sampai masuk ke dalam komik Tsubasa!

3. Johan Cruyff

Hai penggemar Lionel Messi, tau pemain ini? Johan Cryuff adalah “Lionel Messi” di eranya ketika itu. Datang dari Ajax Amsterdam di tahun 1973, pemain berkewarganegaraan Belanda ini langsung memberikan gelar La Liga yang sudah 14 tahun tidak dibawa pulang ke Camp Nou. Selain keberhasilannya membantai Real Madrid dengan skor 0-5 di Santiago Bernabeu, ada sebuah gol yang membuktikan betapa hebatnya talenta dari seorang Johan Cruyff. Ya! Gol tersebut adalah gol nya melawan Atletico Madrid yang diberi nama “Le but impossible de Cruyff”. Cruyf pernah tiga kali memenangi gelar Ballon d’Or di tahun 1971, 1973, dan 1974. Hengkang dari El Barca di tahun 1978, ia kembali lagi pada tahun 1988 sebagai pelatih. Dan di bawah tangan dinginnya, Barca berhasil meraih gelar UEFA Champions League pertama mereka di Wembley 1992.

4. Ronald Koeman

Sebelum hadir Carles Puyol dan Gerrard Pique, Barcelona pernah memiliki bek tangguh di era 90an. Kuat, cepat, dan produktif mencetak gol. Dialah Ronald Koeman. Koeman adalah bagian penting dari “Dream Team” Barcelona di era kepelatihan Johan Cruyff.  Sekalipun berposisi sebagai bek, ia justu berhasil mencetak lebih dari 100 gol bagi El Barca! Cukup unik memang rekor yang ditorehkan oleh pemain yang lahir di Belanda 49 tahun silam ini. Satu gol yang jelas diingat oleh para Cules adalah saat tendangan bebas nya di babak extra time berhasil menembus gawang Gianluca Pagliuca dan memastikan gelar UEFA Champions League pertama bagi El Blaugrana.

5. Josep Guardiola

Nah! Ini dia pemain yang paling dirindukan oleh pendukung Barcelona. Ya sekalipun ia dirindukan karena sukses sebagai pelatih, seharusnya para Cules tidak melupakan betapa vitalnya peran Guardiola sebagai pemain. Adalah Johan Cruyff yang melihat bakat penting Pep sebagai gelandang bertahan ketika ia menonton pertandingan tim akademi Barcelona. Debutnya melawan Cadiz menjadi awal sebuah legacy di tubuh El Barca. Pendukung Barca pantas “berterima kasih” kepada Guillermo Amor. Apabila Guillermo tidak terkena larangan bertanding, mungkin anda tidak akan pernah melihat Josep Guardiola menjaga lini tengah Barca dan meraih berbagai gelar. Selain itu, Guardiola juga adalah salah satu kapten terhebat dengan karisma kepemimpinannya yang pernah dimiliki El Blaugrana. Ia memutuskan hengkang di tahun 2001. Setelah itu di tahun 2007, ia kembali ke Barcelona sebagai pelatih tim B. Dan itu adalah awal dari sebuah cerita yang akan dikenang oleh seluruh penggemar Barcelona.

6. Ronaldinho

Jika Manchester United memiliki CR7, maka Barcelona memiliki R10. Bagi saya pribadi, Ronaldinho adalah permulaan dari era keemasan Barcelona di awal millennium baru ini. Awalnya, media memprediksikan Ronaldinho akan hijrah ke United (sepaket dengan Gabriel Heinze). Namun ternyata ia lebih memilih Barcelona sebagai klub barunya setelah ia pindah dari Paris Saint-German. Pria bernama asli Ronaldo de Assis Moreira ini benar-benar membawa era yang baru ke dalam permainan El Barca. Sulit untuk mendeskipsikan keajaiban yang dilakukan oleh Ronaldinho dengan kata-kata. Ia benar-benar seorang Brazillian dengan segala macam “joga bonito” nya. Setiap Ronaldinho membawa bola, kita pasti berharap akan ada trik-trik ajaib yang ia keluarkan dari dalam fantasinya. Dengan senyumnya yang khas, ia berhasil mempersembahkan sebuah gelar UEFA Champions League bagi Barca di tahun 2005 dan mendapatkan Ballon d’Or. Butuh pengakuan lebih lanjut? Coba tanyakan kepada pendukung Real Madrid yang memberi standing applause kepada Ronaldinho ketika laga El Classico di Santiago Bernabeu tahun 2006 silam. Satu hal lagi, Ronaldinho adalah awal dari meledaknya pertumbuhan pendukung Barca secara signifikan.

7. Carles Puyol

El Capitano de Barca! Hingga saat ini, dialah kapten terbaik yang pernah dimiliki oleh Barcelona. Pemain asli La Masia ini adalah bagian penting dari kesuksesan El Barca. Ketegasan dan kelugasannya hampir selalu mencapai sempurna ketika ia menjaga barisan pertahanan. Secara simbolik, mungkin rambutnya dapat menggambarkan betapa garangnya ia ketika ia berada di lapangan. Meskipun akhir-akhir ini ia bertambah akrab dengan cedera, tapi tak satupun pemain Barcelona yang dapat menggantikan peran dari Puyol. Satu hal yang membuat Puyol begitu dihormati oleh penggemar dan pemain Barcelona adalah mental tak menyerah yang dimilikinya. Rekannya di pertahanan Barca, Gerrard Pique, pernah berkata bahwa Puyol adalah satu-satunya pemain yang ia kenal yang masih percaya bahwa tim nya dapat menang ketika sedang tertinggal empat gol.

8. Xavi Hernandez

Kapten kedua Barcelona. Kontrol bola yang sempurna, permainan ball possession brillian, pengatur tempo dalam permainan, dan passing yang mematikan. Xavi adalah salah satu pemain paling vital dalam permainan tiki-taka nya Barcelona. Pemain jebolan La Masia ini adalah pemegang caps terbanyak Barcelona dengan 645 pertandingan resmi (terhitung sampai 31 Oktober 2012). Siapapun pasti tahu betapa hebatnya Xavi dalam mengolah si kulit bundar. Sekalipun Barca mempunyai banyak pemain berkualitas untuk mengisi lapangan tengah, taka da satupun yang bisa menggeser Xavi apabila ia sedang dalam kondisi fit untuk bermain. Sadarkah anda bahwa Xavi memiliki kebiasaan unik? Bukan, ini bukan soal kehidupan pribadi atau ritual sebelum pertandingan. Coba perhatikan ketika ia sedang mengontrol bola. Ia memiliki kebiasaan untuk mengeluarkan lidahnya ketika si kulit bundar sedang berada dibawah kendalinya.

9. Andres Iniesta

Iniesta adalah “partner in crime” nya Xavi dalam menjadikan lapangan tengah lawan menjadi seperti tempat bermain. Pemain kelahiran 28 tahun silam ini berperan sama pentingnya seperti Xavi dalam menjalankan taktik tiki-taka ala Barcelona. Namun satu hal yang berbeda adalah Iniesta lebih berperan kedepan dan menyerang. Sudah begitu banyak killer pass nya menjadi awal dari gol bagi Barcelona. Selain itu, ia juga cukup rutin mencetak gol bagi El Barca. Iniesta juga pemain yang sangat respek kepada pemain lain. Ingatkah kalian dengan perayaan gol nya ketika ia mencetak gol kemenangan Spanyol di Final Piala Dunia 2010? Ia membuka kaus dan di dalam kaus itu terdapat tulisan untuk mengenang Dani Jarque (yang notabenenya adalan pemain Espanyol). Satu momen lain yang jelas akan diingat oleh para Cules adalah ketika Josep Guardiola sudah memberikan selamat kepada Guus Hiddink, lalu tak lama berselang Iniesta mencetak gol yang membuat ucapan selamat tersebut menjadi seperti harapan palsu bagi Hiddink.

10. Lionel messi

Continue Reading

Josep Guardiola Biography

Pep_Guardiola_2015Josep “Pep” Guardiola i Sala (lahir di Santpedor, Barcelona, Catalunya, Spanyol, 18 Januari 1971; umur 45 tahun) merupakan seorang mantan pemain sepak bola Spanyol, yang mulai awal musim 2013–14 menjadi pelatih FC Bayern München. Ia dahulu berposisi sebagai gelandang bertahan. Ia melatih Barcelona sejak 2008 hingga Juni 2012. Ia juga pernah bermain untuk tim nasional Spanyol dan tim nasional Catalunya.

Klub

Josep Guardiola pernah bermain untuk Barcelona B, Barcelona, Brescia, Roma, Al-Ahli, dan Dorados. Sepanjang karier klubnya, ia bermain 378 kali dan mencetak 17 gol.

Internasional

Josep Guardiola pernah bermain untuk tim nasional U-21 Spanyol, tim nasional utama Spanyol, dan untuk tim nasional Catalunya. Di tim nasional utama Spanyol, ia bermain 47 kali dan mencetak 5 gol. Ia turut membawa Spanyol juara padaOlimpiade Barcelona 1992.

FC Barcelona

Pada musim 2007–2008, Josep Guardiola melatih tim Barcelona B. Pada 8 Mei 2008, Joan Laporta, presiden FC Barcelona mengumumkan bahwa Josep Guardiola akan menggantikan Frank Rijkaard sebagai pelatih tim utama Barcelona. Guardiola menandatangani kontrak pada 5 Juni 2008.

Pada musim awal kepelatihannya, Barcelona berhasil mengakhiri musim dengan meraih tiga gelar sekaligus (treble), yaitu: La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions. Selain itu, Barcelona menjadi tim tersubur di antara jajaran liga-liga terbaik Eropa dengan mencetak sekitar 150 gol di semua kompetisi.

Pada tahun 2009, menjadi puncak kejayaannya Pep Guardiola dengan Barca, dengan meraih 6 trofi sekaligus di kejuaraan domestik, maupun di Eropa. Trofi yang dimenangkan Pep bersama Barca pada tahun itu, yaitu: La Liga, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, Liga Champions UEFA, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub FIFA, sekaligus menjadi pelatih terbaik tahun (musim) itu.

Guardiola tercatat sebagai pelatih terbaik sepanjang sejarah Barcelona dengan 14 (empat belas) trofi dalam kurun waktu 4 (empat) tahun melatih.

Pada 26 April 2012, Pep Guardiola mengadakan konferensi pers berkaitan dengan pengunduran dirinya sebagai pelatih kepala di FC Barcelona. Dia membantah rumor akan pindah klub, dan beralasan bahwa dirinya ingin istirahat sejenak dari melatih klub, karena dia merasa empat tahun terakhir adalah tahun yang paling melelahkan dalam hidupnya

Bayern München

Pada 16 Januari 2013, FC Bayern München mengumumkan bahwa Guardiola telah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun untuk menjadi manajer mereka pada akhir musim 2012-13, menggantikan Jupp Heynckes yang akan pensiun

Continue Reading

Neymar da Silva Santos Júnior

Neymar da Silva Santos Júnior (pelafalan dalam bahasa Portugis: [nejˈmaʁ dɐ ˈsiwvɐ ˈsɐ̃tus ˈʒũɲoʁ] lahir 5 Februari 1992; umur 24 tahun) yang umumnya dikenal sebagai Neymar atau Neymar Jr, adalah pemain sepak bola profesional Brasil yang bermain untuk klub Spanyol Barcelona. Dia bermain sebagai striker atau pemain sayap.

kesampingkan-messi-barca-fokus-ikat-neymar-0iV

Pada usia 19 tahun, Neymar memenangkan Pemain terbaik Amerika Selatan tahun 2011, setelah berada di peringkat ketiga pada tahun 2010.  Dia masuk nominasi yang sama dan memenangkan lagi pada tahun 2012. Pada tahun 2011 Neymar menerima nominasi untuk FIFA Ballon d’Or , di mana ia menempati urutan 10, dan FIFA Puskás Award untuk Goal of the Year, yang ia memenangkan. Dia dikenal karena akselerasinya, keterampilan dribbling, finishing dan kemampuan dengan kedua kaki. Gaya permainannya telah mendapat pujian kritis, oleh penggemar, media dan mantan pemain yang menggambarkan dan membandingkan dengan mantan striker Brasil Pelé, yang telah memanggil Neymar sebagai “pemain yang sangat baik”, sementara Ronaldinho telah menyatakan “ia akan menjadi yang terbaik di dunia”

Kehidupan awal

Neymar da Silva Santos, Júnior lahir di Mogi das Cruzes, São Paulo, dari Neymar da Silva Sr dan Nadine Santos. Dia mewarisi namanya dari ayahnya, yang merupakan mantan pemain sepak bola dan menjadi penasihat anaknya sebagai bakat Neymar yang mulai tumbuh.  komentar Neymar peran ayahnya “Ayah saya telah di sisiku sejak aku masih kecil. Dia mengurus hal, keuangan saya dan keluarga saya. “  Tumbuh, Neymar menggabungan cintanya pada futsal dengan sepak bola jalanan.

Pada tahun 1992, Neymar pindah bersama keluarganya ke São Vicente, di mana ia mulai bermain untuk sisi pemuda Portuguesa Santista.  Kemudian, pada tahun 2003, mereka pindah ke Santos, Neymar bergabung di mana Santos FC.[11]Dengan keberhasilan masa mudanya karir dan pendapatan tambahan, keluarga membeli properti pertama mereka, sebuah rumah sebelah Vila Belmiro. Kualitas kehidupan keluarga membaik, pada usia 15, Neymar berpenghasilan 10.000 reais per bulan dan pada 16, 25.000 reais per bulan. Pada umur 17 tahun, ia menandatangani kontrak profesional penuh, mendapatkan promosi ke tim utama Santos dan bahkan telah menerima sponsor.

Santos

Neymar mulai bermain sepakbola pada usia dini dan dia segera ditemukan oleh Santos FC, yang menawarinya kontrak pada tahun 2003, di mana ia dilantik ke akademi muda mereka, yang pada masa lalu telah memproduksi pemain internasional Brasil seperti Coutinho, Clodoaldo, Diego , Elano dan Alex. Dia juga bergabung dengan orang-orang seperti Pepe, Pelé dan Robinho dalam memulai karirnya di Peixe (julukan klub sepak bola).  Sementara di akademi, Neymar bertemu Paulo Henrique Ganso, menjadi teman baik dalam proses tersebut. Ia memiliki satu saudara perempuan yang tidak bermain sepak bola.

Pada usia 15, ia melakukan trial ke Spanyol untuk bergabung dengan Real Madrid, pada waktu ketika Real memiliki bintang seperti Ronaldo, Zinedine Zidane dan Robinho.

Neymar membuat debut profesional pada tanggal 7 Maret 2009, meskipun baru berumur 17 tahun, dia masuk selama tiga puluh menit terakhir, dalam kemenangan 2-1 melawan Oeste  Minggu berikutnya ia mencetak gol pertamanya untuk Santos melawan Mogi Mirim. Satu bulan kemudian, pada 11 April, Neymar mencetak gol penentu dalam kemenangan 2-1 melawan Palmeiras di semi-final leg pertama Campeonato Paulista 2009. Di final, namun Santos menderita kekalahan agregat 4-2 dari Corinthians. dalam musim pertamanya, Neymar mengoleksi 14 gol dalam 48 pertandingan.[9]

Pada tahun 2010, Santos menolak tawaran £ 12 juta untuk Neymar dari tim Liga Utama Inggris West Ham United, dan kemudian tawaran dari klub Inggris lainnya Chelsea, dilaporkan berada di kisaran sebesar £ 20 juta. Meskipun Santos menyatakan keengganan untuk menjual dan Neymar sendiri bersikeras “saya hanya terfokus pada Santos”

Barcelona

Pada tanggal 24 Mei 2013, Santos mengumumkan bahwa mereka telah menerima dua penawaran untuk Neymar.  Keesokan harinya, Neymar mengumumkan ia akan menandatangani kontrak dengan FC Barcelona pada tanggal 27 Mei tahun 2013 dan bergabung dengan tim setelah bermain di Piala Konfederasi 2013. Baik Neymar maupun klub merilis rincian tentang biaya transfer atau istilah pribadi, kecuali untuk mengatakan ia menandatangani kontrak lima tahun.  Pada 3 Juni 2013, Neymar diresmikan oleh Barcelona setelah lulus tes medis dan menandatangani kontrak yang akan membuat dia di klub sampai Juni 2018  Neymar ditampilkan di Stadion Nou Camp di depan 56.500 penggemar yang membuat rekor pengunjung untuk pemain asal Brasil.

klub wakil presiden Josep Maria Bartomeu mengatakan biaya transfer Neymar adalah € 57.000.000 (£ 48,6 m) (membuatnya peringkat ke-10 secara keseluruhan dalam daftar transfer tertinggi) dan release clause-nya yang ditetapkan sebesar € 190.000.000.  Namun, kekhawatiran tetap bahwa Neymar mungkin terlalu ringan untuk transisi ke sepakbola Eropa, dan mungkin perlu ukuran tubuh berisi dalam rangka untuk mencapai kondisi fisik puncaknya.

Neymar membuat debut kompetitif untuk Barcelona selama pertandingan pembukaan musim 2013-14 La Liga sebagai pengganti menit ke-63 dalam kemenangan 7-0 melawan Levante UD.  Pada tanggal 21 Agustus, ia mencetak gol kompetitif pertamanya untuk klub di leg pertama Supercopa de España 2013 melawan Atletico Madrid.

Pada 26 Oktober 2013, Neymar mencetak gol pembuka dalam penampilan El Clásico pertama sebagai pemain Barca mengalahkan Real Madrid 2-1 di Camp Nou.  Kemudian di pertandingan tersebut, ia dibantu gol kemenangan tim yang dicetak oleh Alexis Sánchez.

Pada tanggal 11 Desember 2013 Neymar mencatat gol pertama Liga Champions dan ia mencetak hat-trick dalam kemenangan 6-1 atas Celtic di pertandingan Grup H

Continue Reading